Birding Di Taman Margasatwa Ragunan

Birding, Birding Ragunan

Taman Margasatwa Ragunan pasti sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Jakarta. Mengutip dari Wikipedia, Taman Margasatwa Ragunan atau juga disebut Kebun Binatang Ragunan adalah sebuah kebun binatang yang terletak di daerah Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kebun binatang seluas 140 hektare ini didirikan pada tahun 1864.

Sebagai salah satu destinasi wisata yang cukup diminati oleh berbagai kalangan Masyarakat, banyak aktivitas yang bisa dilakukan di Kebun Binatang Ragunan ini, hanya dengan berbekal tiket seharga Rp. 4.000/orang.

Antara lain berjalan-jalan menikmati udara segar bersama keluarga sambil melihat koleksi satwa, kegiatan ini bisa sebagai sarana edukasi khususnya bagi anak-anak yang bisa menambah ilmu pengetahuan terutama tentang satwa dan alam. 

Kegiatan ini bisa dilakukan sekaligus dengan piknik bersama keluarga. Di Ragunan sendiri masih banyak ditumbuhi pepohonan rindang, sehingga pengunjung bisa berteduh sambil menyantap bekal dan bersantai di bawah pepohonan.

Aktivitas lain yang saat ini juga sedang marak dilakukan adalah olahraga, beberapa jenis olah raga yang bisa dilakukan selain bersepeda bisa membawa sepeda sendiri ataupun bisa berkeliling menggunakan sepeda sewaan yang disediakan pengelola.

Pengunjung juga bisa jogging di sini, karena di Kebun Binatang Ragunan memiliki jogging track, salah satunya adalah jogging track dengan jarak sejauh 1 kilometer yang mengelilingi danau.

Untuk saya sebagai salah satu birding photography enthusiast, Kebun Binatang Ragunan merupakan surga kecil untuk berburu subjek burung di kawasan ini. Taman Margasatwa Ragunan tidak hanya bertujuan sebagai tempat wisata.

Namun juga sebagai area konservasi yang menjaga keanekaragaman hayati sehingga menjadikan Kebun Binatang Ragunan ini menjadi rumah bagi berbagai flora dan fauna termasuk salah satunya berbagai macam jenis burung yang hidup secara liar di antara rindangnya pepohonan.

Berikut adalah beberapa jenis burung yang saya temui saat berburu foto di Kebun Binatang Ragunan, yaitu :

1. Raja Udang Meninting (Alcedo meninting)

Raja-udang meninting (Alcedo meninting) merupakan burung kecil berukuran 14 cm yang tubuh bagian bawahnya berwarna merah-jingga terang dengan penutup telinga. Kakinya ramping berwarna merah dengan paruh besar berwarna kehitaman.

2. Cabai Jawa (Dicaeum trochileum)

Salah satu burung yang menarik yang bisa ditemui di Kebun Binatang Ragunan adalah Cabai Jawa atau dikenal Scarlet-Headed Flowerpecker. Mengabadikan burung mungil ini cukup menantang selain dikarenakan ukurannya yang hanya sekitar 9 cm dengan berat sekitar 7-5 gram, juga karena gerakannya yang lincah, selalu berpindah dari satu dahan ke dahan lain.

3. Jalak Bali (Leucopsar rothschildi)

Salah satu momen yang menarik adalah saat mendapatkan kesempatan memotret burung cantik ini, Jalak Bali. Burung ini memiliki ciri yang sangat khas, sebagian besar bulu tubuhnya berwarna putih kecuali pada bagian ujung buntut dan sayapnya yang berwarna hitam dan warna biru di warna biru di sekitar mata yang berwarna coklat.


4. Kipasan (Genus Rhipidura)

Spesies lain yang terlihat di Taman Margasatwa Ragunan adalah Kipasan. Kipasan merupakan spesies burung bertubuh kecil dengan ukuran antara 11-21 cm. Ciri khas dari spesies ini ukuran ekornya lebih panjang dari ukuran tubuhnya. Saat ekornya dilipat, ujungnya membulat dan ketika dilebarkan di tempat terbuka atau saat mencari makan di udara bentuknya akan seperti kipas, sehingga disebut Kipasan.

Untuk saat ini hanya beberapa burung-burung yang dapat saya temui saat Birding di Taman Margasatwa Ragunan. Namun demikian tetap ada hal-hal yang menarik saat saya berburu subyek foto Birding. Salah satunya menyadari bilamana burung-burung tersebut dapat terus hidup secara alami di habitatnya.

Tiga hal utama yang selalu saya jadikan pedoman ketika Birding adalah diperlukan kesabaran, kejelian serta kesigapan untuk dapat menangkap momen burung-burung tersebut di antara rimbunnya dedauan.

Dari tiga hal tersebut telah memberikan saya, unexpected moment saat bertemu dengan spesies-spesies yang tidak pernah ditemui sebelumnya dengan tingkahnya yang tidak dapat diperkirakan, apalagi untuk kita sebagai masyarakat yang tinggal di perkotaan.

Yang mana menjadi favorit teman-teman dari jepretan burung-burung ini ? sharing dikolom komentar yah.

Salam Lestari.


Komentar